Sejarah Candi Borobudur dan Misteri Angka 1 - SHADOW NETWORK BLOGGER

Header Ads

Hot

Post Top Ad

Your Ad Spot

Saturday, May 12, 2018

Sejarah Candi Borobudur dan Misteri Angka 1

Bentuknya megah dan detail arsitektur yang unik membuat semua orang ingin mengunjungi Candi terbesar di dunia yang berada di propinsi Yogyakarta ini. Borobudur merupakan salah satu tempat wisata, yang sekaligus juga sebagai warisan sejarah dan budaya Indonesia yang sudah terkenal sampai ke seluruh dunia.

Kamu penasaran dengan ceritanya? simak terus yuk..

Candi Borobudur mencuri perhatian dunia sejak HC cornelius menemukan lokasinya. Atas perintah Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814, pekerjaan menggali lokasi yang diduga monumen besar ini dimulai. Lalu dilanjutkan oleh Hotman, salah satu pejabat pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Tak ketinggalan para arkeologpun berlomba lomba mencari tahu asal-usul candi Budha terbesar didunia ini.

Diperkirakan dibangun pada tahun 750 Masehi oleh kerajaan Syailendra, yang memang menganut agama Budha. Pembangunan Candi Borobudur sangat misterius, karena manusia pada abad ke 7 belum mengenal perhitungan arsitektur yang tinggi. Tetapi Borobudur sudah dibangun dengan menggunakan perhitungan arsitektur yang sangat maju ,hingga kini tidak satu pun yang dapat menjelaskan bagaimana cara pembangunan dan sejarah candi Borobudur ini secara riil.

Salah satu pertayaan yang membuat para peneliti penasaran adalah dari mana asal batu-batu besar yang ada pada Candi Borobudur, dan bagaimana menyusunnya dengan presisi dan yang sangat rapih. Ada yang memperkirakan batu itu berasal dari gunung Merapi, namun bagaimana membawanya dari gunung Merapi menuju lokasi candi? mengingat lokasinya berada di atas bukit.

Candi borobudur memiliki 72 stupa yang berbentuk lonceng ajaib. Stupa terbesar terletak di puncak candi, sementara yang lain mengelilingi stupa hingga kebawah. Ketika ilmuwan menggambar denah candi Borobudur, mereka menemukan pola-pola aneh yang mengarah pada fungsi Borobudur sebagai jam matahari. Jarum jam yang berupa bayangan stupa yang besar dan jatuh tepat di stupa lantai bawah. Namun belum di ketahui secara pasti bagaimana pembagian waktu yang dilakukan dengan menggunakan candi Borobudur. Ada yang mengatakan jam pada candi Borobudur menunjukan tanda kapan masa bercocok tanam atau masa panen.

Misteri Angka 1 di Candi Borobudur

Bila diamati, nagian dalam rangka arsitektur candi borobudur secara matematik ada misteri yang menarik yang mengarah pada angka satu. Beberapa bilangan yang berada di candi bila di jumlahkan angkanya akan selalu menghasilkan angka satu.Bagaimana ceritanya?

Sebelum menceritakan misteri angka satu, perlu diketahui tentang tingkatan spiritual Budha yang ada di candi Borobudur.

Tingkatan yang pertama adalah Kamadhatu, yaitu dunia yang masih di kuasai oleh kama atau nafsu rendah. Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang di buat untuk memperkuat konstruksi candi.

Tingkatan kedua adalah Rupadhatu, yaitu dunia sudah bisa membebaskan diri dari nafsu tetapi masih terikat rupa dan bentuk. Area tersebut berupa 4 pundak teras yang membentuk orang keliling yang ada pada dindingnya, dihiasi galery relief lantai yang berbentuk persegi. Pada 4 lorong itu ada 1.400 gambar relif, panjang relif seluruhnya 2,5 kilometer dengan 1.212 panel dekoratif.

Tingkatan ketiga adalah Arupadhatu, yang merupakan tingkatan tertinggi. Melambangkan ketiadaan wujud yang sempurna. Pada area ini denah lantai berbentuk lingkaran, yang menggambarkan bahwa manusia telah bebas dari segala keinginan, dari ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai Nirwana.

Dan untuk penjelasan mengenai hubungan dengan angka satu.

  • Pertama, candi Borobudur memiliki 10 tingkatan, jika dijumlahkan maka dua bilangan tersebut hasilnya adalah 1.
  • Angka satu lainnya mucul pada area Arupadhatu, adalah 4 tingkat paling atas candi. Pada tingkat pertama terdapat satu candi, tingkat kedua terdapat 16 candi, tingkat ketiga terdapat 24 candi dan tingkat ke 4 terdapat 32 candi. Jumlah seluruh candi yang berada di area Arupadhatu adalah 73 buah, jika di jumlahkan 7 dan 3 hasilnya adalah 10. Lagi-lagi jumlah akhirnya adalah 1.
  • Angka satu yang terakhir muncul pada jumlah keseluruhan patung candi Borobudur, totalnya ada 505 buah patung disana. Bila angkanya di jumlahkan hasil akhirnya juga sama, yaitu 1.

Nah, itu sedikit ulasan tentang asal usul sejarah dan misteri yang melingkupi Candi Borobudur yang belum terpecahkan hingga kini. Berikutnya akan dibahas mengenai misteri lain tentang candi termegah dan terbesar yang ada di Indonesia ini.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2rD5QvQ
via IFTTT

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot